Wednesday, October 31, 2018

Mengenal millenials dan keunikannya


Mengenal millenials dan keunikannya


Istilah generasi millennial memang sedang akrab terdengar. Istilah tersebut berasal dari millennials yang diciptakan oleh dua pakar sejarah dan penulis Amerika, William Strauss dan Neil Howe dalam beberapa bukunya. 

Millennial generation atau generasi Y juga akrab disebut generation me atau echo boomers. Secara harfiah memang tidak ada demografi khusus dalam menentukan kelompok generasi yang satu ini. 

Namun, para pakar menggolongkannya berdasarkan tahun awal dan akhir. Penggolongan generasi Y terbentuk bagi mereka yang lahir pada 1980 - 1990, atau pada awal 2000, dan seterusnya. Awal 2016 Ericsson mengeluarkan 10 Tren Consumer Lab untuk memprediksi beragam keinginan konsumen. 

Laporan Ericsson lahir berdasarkan wawancara kepada 4.000 responden yang tersebar di 24 negara dunia. Dari 10 tren tersebut beberapa di antaranya, adalah adanya perhatian khusus terhadap perilaku generasi millennial. 

Bukan itu yang ingin saya tulis sebenarnya.disini saya ingin menuliskan tentang beberapa pengalaman saya sebagai generasinmillenials,berbicara tentang pengalaman mungkin saya jauh dibawah orang-orang lebih dulu mengibarkan sayap nya di dunia ini.hehe.tapi namun apa yang ingin saya bagi silahklan diterima jika sependapat namun tidak memaksa juga,tapi jangan menghujat juga karena sejauh ini saya percaya bahwa setiap orang memiliki pandangannya masing-masing.dan saya juga tidak menjatuhkan kaum yang bukan termasuk kaum millenials.tapi hanya sekedar berbagi.ahh bacot lu us,atau ded.mungkin itu yang akan keluar dalam hati teman-teman semua.hehe

Oke langsung aja yaa..kaum millenials itu kaum yang kaya akan ide-ide kreatif namun tidak semua ide itu bisa kita sampaikan secara baik dengan lisan ataupun tulisan,mungkin itu dipengaruhi karena faktor tertentu,misalnya emosi nya yang bisa dibilang tergolong masih labil dan agak ceroboh sih kalau menurut saya.nah disini peran generasi sebelumnya sangat berpengaruh penting bagi kaum millenials dalam mengontrol emosi nya.karena kebanyakan dari kita lebih banyak bertindak dulu tanpa memikirkan akibat nya.

Nah beberapa bulan yang lalu saya dihubungi salah seorang teman saya untuk berpartisipasi dalam perkumpulan kaum millenials yang mana mereka menamai itu “Indonesian Millenials Art” tanpa pikir panjang lagi saya pun mengiyakan tawaran tersebut lalu mulailah suatu pertemuan kecil kecilan yang dibuat dan diatur dengan sangat teratur,namun disitu juga saya melihat seorang yang saya anggap itu bukan kaum millenials tapi disitu dia menjadi penasehat kami,takut kalau kami tiba-tiba dalam penyampaian ide itu terjadi cekcok karena kesalahpahaman.

Dan dari situ kami menyampaikan apa yang ingin kami sampaikan tanpa menyinggung atau menjelekan ide orang lain.justru kami malah mengkaji ide yang terdengar sangat unik dan kemudian menjadi mudah untuk diterima oleh semua kalangan.karena diera millenials ini banyak keinginan yang ingin dicapai oleh nya.namun banyak juga cibiran dari teman-teman nya,lalu dia menjadi minder dan ide nya pun mejadi stuck dan disitu-situ aja tanpa direalisasikan.namun apa yang menjadi tujuan utama dalam pencapaian utama itu sangat penting bagi saya.bergaul dengan orang-orang yang sepemikiran itu menjadi nilai tambah bagi saya.karena dengan penyampaian kata-kata kita yang sedikit aja mereka menjadi paham dan mengerti maksud kita ingin membuat apa.memang banyak juga konflik,tapi itu justru menjadi bumbu dalam pencapaian yang ingin kita capai.millenials itu generasi yang kaya akan pontensi ide-ide kreatif nya,namun sedikit ceroboh.nah mulai sekarang ayok teman-teman millenials ku yang budiman dan baik hatinya kita tunjukan kalau kita bisa.dan kita bisa menjadi lebih baik dari generasi sebelum nya.”SAATNYA MILLENIALS BERKARYA”

No comments:

Post a Comment

Dari Corona Hingga Bencana Banjir

 Cek cek... cekk... 1..2..3.... apa kabar kita semua nya? Gimana kabar nya saat ini? Masih begelut ketakutan akan virus covid-19 ataukah sud...