Mengenal millenials dan keunikannya
Istilah generasi millennial memang sedang akrab
terdengar. Istilah tersebut berasal dari millennials yang diciptakan oleh dua
pakar sejarah dan penulis Amerika, William Strauss dan Neil Howe dalam beberapa
bukunya.
Millennial generation atau generasi Y juga akrab
disebut generation me atau echo boomers. Secara harfiah memang tidak ada
demografi khusus dalam menentukan kelompok generasi yang satu ini.
Namun, para pakar menggolongkannya berdasarkan tahun
awal dan akhir. Penggolongan generasi Y terbentuk bagi mereka yang lahir pada
1980 - 1990, atau pada awal 2000, dan seterusnya. Awal 2016 Ericsson
mengeluarkan 10 Tren Consumer Lab untuk memprediksi beragam keinginan
konsumen.
Laporan Ericsson lahir berdasarkan wawancara kepada
4.000 responden yang tersebar di 24 negara dunia. Dari 10 tren tersebut
beberapa di antaranya, adalah adanya perhatian khusus terhadap perilaku
generasi millennial.
Bukan itu yang ingin saya tulis sebenarnya.disini saya
ingin menuliskan tentang beberapa pengalaman saya sebagai
generasinmillenials,berbicara tentang pengalaman mungkin saya jauh dibawah
orang-orang lebih dulu mengibarkan sayap nya di dunia ini.hehe.tapi namun apa
yang ingin saya bagi silahklan diterima jika sependapat namun tidak memaksa
juga,tapi jangan menghujat juga karena sejauh ini saya percaya bahwa setiap
orang memiliki pandangannya masing-masing.dan saya juga tidak menjatuhkan kaum
yang bukan termasuk kaum millenials.tapi hanya sekedar berbagi.ahh bacot lu
us,atau ded.mungkin itu yang akan keluar dalam hati teman-teman semua.hehe
Oke langsung aja yaa..kaum millenials itu kaum yang
kaya akan ide-ide kreatif namun tidak semua ide itu bisa kita sampaikan secara
baik dengan lisan ataupun tulisan,mungkin itu dipengaruhi karena faktor
tertentu,misalnya emosi nya yang bisa dibilang tergolong masih labil dan agak
ceroboh sih kalau menurut saya.nah disini peran generasi sebelumnya sangat
berpengaruh penting bagi kaum millenials dalam mengontrol emosi nya.karena
kebanyakan dari kita lebih banyak bertindak dulu tanpa memikirkan akibat nya.
Nah beberapa bulan yang lalu saya dihubungi salah
seorang teman saya untuk berpartisipasi dalam perkumpulan kaum millenials yang
mana mereka menamai itu “Indonesian
Millenials Art” tanpa pikir panjang lagi saya pun mengiyakan tawaran
tersebut lalu mulailah suatu pertemuan kecil kecilan yang dibuat dan diatur
dengan sangat teratur,namun disitu juga saya melihat seorang yang saya anggap
itu bukan kaum millenials tapi disitu dia menjadi penasehat kami,takut kalau
kami tiba-tiba dalam penyampaian ide itu terjadi cekcok karena kesalahpahaman.
Dan dari situ kami menyampaikan apa yang ingin kami
sampaikan tanpa menyinggung atau menjelekan ide orang lain.justru kami malah
mengkaji ide yang terdengar sangat unik dan kemudian menjadi mudah untuk
diterima oleh semua kalangan.karena diera millenials ini banyak keinginan yang
ingin dicapai oleh nya.namun banyak juga cibiran dari teman-teman nya,lalu dia
menjadi minder dan ide nya pun mejadi stuck dan disitu-situ aja tanpa
direalisasikan.namun apa yang menjadi tujuan utama dalam pencapaian utama itu
sangat penting bagi saya.bergaul dengan orang-orang yang sepemikiran itu
menjadi nilai tambah bagi saya.karena dengan penyampaian kata-kata kita yang
sedikit aja mereka menjadi paham dan mengerti maksud kita ingin membuat
apa.memang banyak juga konflik,tapi itu justru menjadi bumbu dalam pencapaian
yang ingin kita capai.millenials itu generasi yang kaya akan pontensi ide-ide
kreatif nya,namun sedikit ceroboh.nah mulai sekarang ayok teman-teman
millenials ku yang budiman dan baik hatinya kita tunjukan kalau kita bisa.dan
kita bisa menjadi lebih baik dari generasi sebelum nya.”SAATNYA MILLENIALS
BERKARYA”
No comments:
Post a Comment