Thursday, June 7, 2018

Photografer dan Penulis


Antara photographer dan writter
   
   Tulisan ini saya buat karena banyak sekali polemic yang terjadi antara profesi photographer dan writer.karena ada beberapa writer yang mampu manulis dengan baik namun dia memerlukan data untuk mendukung tulisan nya maka dia memerlukan keahlian khusus untuk memotret atau memakai jasa photographer untuk mendukung tulisan nya.begitu pun sebaliknya dari sisi photographer itu sendiri.
    Baiklah dalam paragaraf ini saya akan menuliskan beberapa pengalaman yang saya rasakan selama saya momotret dan beberapa pengalaman yang teman saya alami sebagai writer.dalam hal menulis mungkin teman saya lebih baik dari saya,tapi dalam hal memotret saya juga belum tentu lebih baik dari teman-teman saya yang berprofesi sebagai penulis.kadang ada orang yang dianugrahi bakat yang luar biasa namun ada beberapa yang harus belajar dari awal lagi karena ingin  mencoba dua profesi tersebut.tapi semakin banyak anda menulis atau semakin banyak anda memotret maka keahlian anda akan semakin meningkat.karena semua nya butuh proses.dan tidak ada keberuntungan dalam hidup.karena keberuntungan itu diciptakan sendiri oleh setiap orang yang bersankutan.
   Dalam menulis ataupun memotret kedua nya saya sebut saling membutuhkan,sama halnya dalam hidup.manusia diciptakan untuk berpasangan lalu memiliki keturunan.begitu juga dalam profesi menulis dan memotret mereka harus saling melengkapi satu sama lain.karena jika ada informasi yang disampaikan dalam sebuah tulisan maka harus ada data pendukung berupa foto agar berita atau informasi yang ingin disampaikan lebih akurat.dan oleh karena itu alangkah lebih baik nya jika seorang fotografer memiliki pasangan seorang writer.karena mereka sangat cocok menurut saya.itu harapan yang saya harapan.namun itu hanya ekspektasi semata.hehe..
  Oke baiklah.dalam hal ini maka kita perlu memahami arti dari tujuan kita menulis ataupun memotret.karena  menulis ataupun memotret tidak  hanya untuk mengejar ketenaran semata,melainkan lebih kepada kepuasan diri.karena jika kita ingin menyampaikan keluh kesah kita maka dapat kita sampaikan melalui tulisan ataupun sebuah foto.karena mereka mewakili apa yang ingin kita sampaikan.baik itu perasaan senang maupun perasaan sedih.sembari menuangkan itu kita juga dapat belajar menghargai proses dalam belajar menghargai hidup.itulah mengapa saya mengangkat judul dari tulisan ini dengan judul “antara photographer dan writer”karena jika kita berkeinginan untuk membuat sejarah dalam hidup kita,kita perlu mengabadikan moment moment tertentu lewat sebuah foto dan sebuah foto perlu sebuah tulisan untuk menjelasan maksud tertentu dari foto tersebut.
   Tapi pada intinya mulai sekarang semua profesi itu sama saja,karena semuanya saling membutuhkan dalam kehidupan sehari hari,baik itu antara bos dan bawahan maupun antara relasi ataupun  rekan bisnis.maka ketika membaca adalah membuka jendela dunia,dan menulis sebagai pencipta jendela dunia,maka bagi saya memotret adalah kedua nya.karena mereka berdua adalah bagian dari memotret.karena keetika saya membaca tanpa diselingi gambar yang menarik maka minat membaca saya akan menurun.namun jika saya membaca dengan diselingi gambar-gambar menarik.maka saya akan lebih bersemangat dalam membaca.apalagi jika gambar yang saya lihat itu adalah hasil dari jepretan saya sendiri.
   Sekian ocehan dari saya sebagai pemotret yang amatiran tentang hubungan kedua profesi tersebut.dan mohon maaf atas kata-kata yang tidak tersusun rapi,karena klemampuan menulisku juga tidak baik.masih perlu bimbingan dan pembelajaran dari yang lebih senior.jika ingin mengomentari maka berilah komentar yang membangun.sekian dan terima kasih.tulisan berikutnya akan rilis satu minggu kedepan.

Dari Corona Hingga Bencana Banjir

 Cek cek... cekk... 1..2..3.... apa kabar kita semua nya? Gimana kabar nya saat ini? Masih begelut ketakutan akan virus covid-19 ataukah sud...